Sejumlah warga mempertanyakan kriteria
penerima program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pasalnya, sampai saat ini
masih banyak warga kurang mampu yang luput dari sasaran KIS. Hal ini
sebagaimana diungkapkan oleh Hamka (43) warga pangkajene, sidrap
Pria yang sehari-hari sebgai buruh tukang batu ini mengaku
tidak mendapatkan KIS meskipun sudah mengajukan. Menurutnya, pengajuan
KIS tidak disetujui. Penolakan ini membuatnya bingung mengenai kriteria
dalam menentukan kelayakan peserta KIS.
Padahal,
pendapatannya rata-rata hanya sebesar Rp 70.000. cukup untuk makan sehari hari saja “Saya termasuk warga yang kurang
mampu, tetapi mencari KIS tidak disetujui,
Hamka menambahkan'', banyak warga yang lebih mampu justru
mendapat KIP, KIS, BLT. ketika saya datang memeriksakan anak saya di puskesmas Pangkajene dengan memakai kartu keluarga, dan pada saat itulah saya melihat Ibu-ibu Haji yang umurnya sebaya saya turun dari Mobil mewah memakai Kartu KIS tersebut. mugkin saja ada permainan atau mereka punya keluarga di bagian kelurahan.
Baca berita lain:
Permasalahan
KIS yang salah sasaran juga diakui oleh Lurah lurah setempat. selama ini KIS di Kelurahan Sumber memang banyak yang belum
tepat sasaran.
Di mana KIS justru
diberikan kepada warga yang mampu atau warga yang sudah terdata dalam
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Badan Pusat Statistik
(BPS).
Hamka'' kami berharap agar pemerintah segera bertindak bagaimana agar Program ini Tepat sasaran, kasian kami yang berpenghasilan kecil bahkan lebih banyak yang tidak punya penghasilan belum mendapat HAK nya sebagai warga negara padahal sudah memenuhi kriteria sebagai Warga Negara Indonesia
Penulis : Rika Sulastri


0 comments:
Posting Komentar