Dalam peristiwa ini, satu warga meninggal, dan dua luka, sekira 18
rumah rusak, 6 rusak berat hingga rata dengan tanah, 7 rumah rusak
sedang dan 7 rumah rusak ringan.
Menurut warga, angin puting beliung mulai terjadi pada sekitar pukul 19.30, dan menghantam rumah-rumah yang ada.
“Data sementara, satu warga meninggal, dan dua luka, sekira 18 rumah
rusak, 6 rusak berat hingga rata dengan tanah, 7 rumah rusak sedang dan 7
rumah rusak ringan,“ jelas Sekda Kabupaten Sidrap, Ruslan, Sabtu malam,
(26/11/2016).
Saat kejadian Korban meninggal Samad warga Desa Panrengge, berada
dibawah kolong rumah, dan terkena reruntuhan rumah. Sementara istrinya,
diatas rumah dan sempat menyelamatkan diri, namun mengalami luka yang
serius pada bagian kaki.
“Saat angin datang, bapak sementara dibawah kolong rumah, dirinya
tertimbun reruntuhan rumah yang rubuh, sementara saya dan anak anak.
Selamat namun menderita luka luka, “ jelas Amma, istri korban.
Hingga kini, Pemkab Sidrap, bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, dan Tim Dinas Sosial
melakukan pendataaan dan mengevakuasi warga.
| Penulis : kontributor pinrang , Suddin Syamsuddin editor : Bambang priyo jatmiko | |
| sumber : nasionalkompas |


0 comments:
Posting Komentar